E-Commerce Security
Kelompok 4
Nama Anggota:
Hendrik – 1501149213
Andreas – 1501143840
Dennis Chandra - 1501149831
Widianto – 1501156963
Jason– 1501167134
Definisi
E-Commerce Security
E Commerce security pada
dasarnya merupakan bagian dari kerangka keamanan informasi dan khususnya
digunakan pada komponen-komponen yang dapat mempengaruhi kegiatan e-commerce
yang meliputi hardware (PC), keamanan data, dan komponen pendukung lainnya
seputar kerangka keamanan informasi. E-Commerce security memiliki nuansa
tersendiri bagi komponen kemanan yang juga turut mempengaruhi user melalui
interaksi mereka sehari-hari terhadap bisnis.
E Commerce security adalah
sebuah tindakan perlindungan terhadap aset-aset e-commerce dari akses yang
tidak sah, penggunaan, perubahan, atau pengrusakan. Dimensi e-commerce security
itu sendiri terdiri dari integritas, bebas penyangkalan, keaslian, kerahasiaan,
privasi, dan ketersedian
Pada era globalisasi ini,
privasi dan keamanan menjadi perhatian utama bagi kelangsungan bisnis terutama
pada teknologi informasi. Salah satu yang menjadi keprihatinan di dunia bisnis
saat ini adalah keamanan seputar E-commerce karena telah ditemukannya beberapa
masalah privasi yang menyebabkan kurangnya kepercayaan dari berbagai pihak
seperti dalam lalu lintas perdangan, catatan kesehatan elektronik, sosial
media, dan sebagainya.
Siklus
Keamaan E Commerce
Keamanan
pada situs belanja online sangatlah diperlukan sekarang ini karena saat ini
banyak user yang berbelanja dalam jumlah yang cukup besar karena bisa dibilang
berbelanja online lebih mudah, praktis, dan nyaman. Hampir seluruh barang dan
jasa dapat dibeli di internet seperti pakaian, suplemen makanan, mainan, musik,
mobil, makanan, dan lain sebagainya yang bersifat ilegal pun juga dapat kita
beli. Berikut adalah beberapa situs yang banyak digunakan orang dalam
bertransaksi seperti Ebay, Lazada, Itunes, Amazon, Google Play Store, dan masih
banyak yang lainnnya.
Berikut
adalah siklus keamanan pada E- Commerce Security
Gambar 1 : Siklus keamanan E-Commerce (Sisi
Customer)
Gambar 2 : Siklus keamanan E-Commerce (Sisi
Seller)
E
Commerce Security Tools
Berikut ini adalah perangkat keamanan pada
Ecommerce :
·
Firewall : melindungi suatu
jaringan atau komputer dari akses lain yang tidak memiliki hak akses
·
Public Key Infrastructure :
sebuah cara untuk otentikasi, pengamanan data dan perangkat anti sangkal dimana
secara teknis adalah implementasi dari berbagai teknik kriptografi yang
bertujuan untuk mengamankan data, memastikan keaslian data maupun pengirimnya
dan mencegah penyangkalan
·
Ecryption Software : sebuah
software yang memiliki fitur penyimpanan berkas secara terenkripsi dalam sebuah
volume yang diformat dengan menggunakan sistem berkas NTFS
·
Digital Certificates : sebuah
sertifikasi yang mengijinkan user untuk mengakses berkas
·
Biometrics : merupakan
otentikasi yang menggunakan bagian tubuh untuk mengijinkan hak akses seperti
retina, sidik jari, dan sebagainya
·
Password : merupakan kata
sandi yang dapat memberikan hak akses dalam mengakses suatu berkas
Tujuan E
Commerce Security
Tujuan
dari keamanan data pada E Commerce itu sendiri antara lain adalah :
·
Confidentiality : yaitu tersedianya layanan enkripsi dan
dekripsi
·
Otentikasi dan
Identifikasi : yaitu memastikan bahwa
seseorang tersebut memiliki hak akses dengan tanda tangan digital
·
Access Control : Mengatur
apakah seseorang memiliki hak akses dengan memasukan ID dan Password
·
Integritas Data : Digunakan
untuk memastikan bahwa informasi data belum dipengaruhi oleh faktor-faktor di
luar keabsahan data
·
Non-Repudiation :
Dimanfaatkan untuk menghindari penyangkalan data penjualan dan pembelian dengan
melakukan tanda tangan digital
·
Plaintext / Cleartext : Data
atau informasi dapat dibaca atau dimengerti oleh manusia
·
Ciphertext : Data atau
informasi dapat dibaca atau dimengerti manusia juka sebelumnnya sudah dilakukan
enkripsi dan deskripsi
Masalah Keamanan pada E Commerce Security
E Commerce security adalah perlindungan aset-aset e commerce
dari akses yang tidak tidak sah, penggunaan, perubahan atau perusakan.
Sementara itu fitur keamanan tidak menjamin sistem yang aman, maka dari itu
diperlukan pembangunan sistem yang aman.
Berikut ini adalah fitur keamanan yang terdiri dari 4 kategori
:
·
Autentikasi : Memverifikasi
siapa kita dan mengatakan siapa kita agar kita dapat memperoleh hak akses
·
Otorisasi : Memberikan hak
akses kepada user untuk memanipulasi data secara lebih spesifik untuk mencegah
hal yang tidak diinginkan
·
Integrity : Mencegah dari
terjadinya modifikasi data
·
Availability : Menjamin
tersedianya data saat diperlukan
Ancaman pada
E Commerce Security
Berikut
adalah beberapa ancaman atau serangan yang terdapat pada E-Commerce Security :
·
Systems Software Vulnerabilities : Bugs yang
terdapat di aplikasi. Solusi yang diperlukan adalah dengan melakukan patch,
update, hot fixes, dan services packs.
·
Malware : merupakan program komputer
yang diciptakan dengan maksud dan tujuan utama mencari kelemahan software.
Umumnya Malware diciptakan untuk membobol atau merusak suatu software atau
operating sistem. Contoh dari malware adalah Virus, Worm, Keylogger, Trojan
Horse, Spyware, Backdoor.
·
Spam : E-mail yang masuk ke inbox user
tanpa diketahui dari mana asal usulnya, tanpa nama dan tanpa identitas yang
jelas biasanya isinya adalah iklan-iklan atau penawaran-penawaran
·
Spyware : Spyware tidak akan merusak
file atau Windows anda. Hanya saja, Spyware akan memantau kegiatan komputer
user, seperti kegiatan berinternet, tombol yang anda tekan (Keylogger), dan
bahkan mengeluarkan ad (advertisement - iklan) yang akan mengganggu user.
http://binusmaya.binus.ac.id
download ppt disini
http://binusmaya.binus.ac.id
download ppt disini


Tidak ada komentar:
Posting Komentar