Kamis, 29 Mei 2014

Komputasi Hijau

Komputasi Hijau

Nama Anggota:
Hendrik – 1501149213
Andreas – 1501143840
Dennis Chandra - 1501149831
Widianto – 1501156963
Jason– 1501167134


Definisi
Komputasi Hijau (Green Computing) adalah adalah suatu cara atau metode dalam ruang lingkup penggunaan komputer dan perangkat IT lainnya untuk menghemat energi, mengurangi pemanasan global maupun pencemaran lingkungan. Dalam komputasi hijau lebih mengacu pada komputasi yang ramah lingkungan. Tujuan komputasi hijau sama dengan gerakan go green pada umumnya yaitu mengurangi penggunaan bahan berbahaya. Dari sisi perangkat keras, perangkat komputer yang sudah memiliki sertifikasi energy star merupakan standar internasional untuk sebuah produk energi yang efisien. Dari sisi perangkat lunak yang menerapkan fungsi untuk mengendalikan penghematan sumber daya perangkat listrik. Dalam komputasi hijau cenderung lebih dilihat dari penggunanya. Dengan keahlian dan pemikiran pengguna yang bisa membuat suatu barang elektronik yang sudah tidak terpakai (bekas) dapat digunakan kembali sehingga tidak perlu untuk membuangnya menjadi sampah.

Metode Komputasi Hijau (Green Computing)
Banyak cara/tips yang dapat kita lakukan untuk mendukung dan berkontribusi dalam Green Computing. Ada beberapa metode yang dapat kita lakukan.

Green Computing pada PC
  • ·         Menggunakan komputer seperlunya, apabila sudah tidak digunakan sebaiknya komputer dimatikan saja, terutama pada malam hari.
  • ·         Screen Server bukanlah penyimpan energi, lebih baik mematikan monitor.
  • ·         Apabila tidak mematikan komputer, lebih baik memilih mode power hibernate agar menghemat 98% energi.
  • ·         Menggunakan PC dan printer yang sama agar memudahkan proses Recycle
  • ·         Lebih baik mengupgrade RAM dari pada membei PC baru.
  • ·         Lebih baik memilih virtualisasi dari pada membeli hardware baru (hemat 70% energy)
  • ·         Jangan terlalu cepat membuang/mengganti PC, lebih baik melakukan recycle atau donasi ke pihak lain apabila sudah tidak digunakan.
  • ·         Pilih peripheral berlogo energy star

Green Computing pada laptop
  • ·         Mengurangi penggunaan backlight.
  • ·         Matikan bluetooth dan wifi apabila tidak digunakan.
  • ·         Melepaskan MMC dan flashdisk apabila tidak digunakan.
  • ·         Mematikan laptop apabila sudah tidak digunakan.
  • ·         Gunakanlah power saving setting.
  • ·         Mengecilkan volume suara dan kontras layar
  • ·         Minimalisir penggunaan IrDA (infrared) atau serial communication, karena boros energi.
  • ·         Atur layar dan harddisk pada mode sleep/off setelah beberapa menit tanpa penggunaan.
  • ·         Jangan terlalu cepat membeli laptop baru, lebih baik menguprade RAM.
  • ·         Jangan membuang laptop, lebih baik melakukan recycle atau donasikan ke pihak lain, apabila sudah tidak digunakkan.


Green Computing pada metode paperless
  • ·         Usahakan untuk menggunakan metode paperless dalam berbagai urusan, karena dapat mengurangi sampah carbon footprint.
  • ·         Menerapkan document management system, electronic invoicing, dan electronic business process.
  • ·         Green Computing pada paperless education[sunting | sunting sumber]
  • ·         Hindari penggunaan kertas, lebih baik menggunakan file elektronik ataupun blog dalam pengumpulan tugas.
  • ·         Menerapkam eLearning system dalam proses pembelajaran.
  • ·         Menggunakan chatting dan social networking untuk mendukung media pembelajaran.


Green Computing pada paperless Branding dan Marketing
  • ·         Tidak menggunakan lagi kartu nama, CV, koran, majalah, dan barang-barang yang berbahan dari kertas untuk personal Branding.
  • ·         Memanfaatkan internet sebagai alat untuk branding, marketing, ataupun bisnis


Penerapan Green Computing dalam kehidupan sehari-hari
Green Computing dapat kita terapkan pada kehidupan sehari-hari. Dan ini lah beberapa penarapannya:

Green Computing Pada Data Center
Data Center memiliki beberapa permasalahan, yaitu mahalnya biaya maintanence, biaya operasional lalu ada juga Permasalahan pada konsumsi listrik, pendingin, dan ruangan. Namun dengan penerapan green computing hal itu dapat diselesaikan dengan penerapan berbagai hal berikut:

Teknologi Server Hemat Energi
Yaitu dengan pengaturan clock processor, jika task tidak banyak , maka clock processor dikurangi. Hal ini berguna untuk efisiensi kinerja processor.Teknologi ini terdapat pada Intel (speedstep), AMD (coolnow), Sun Microsystem (coolthread).Keuntungan yang diperoleh dengan teknologi ini adalah hemat energi, karena panas rendah. Dengan panas rendah, maka energi pendingin yang dibutuhkan juga rendah.

Teknologi Virtualization
Dengan Teknologi Virtualization dari sebuah mesin didalamnya memiliki tiga mesin namun secara virtual keuntungan yang didapat dengan teknologi ini adalah hemata ruang, energy, kabel, dan optimalisasi mesin.

Teknologi Blade Server
Teknologi ini yaitu teknologi yang membuat tampilan server dengan bentuk fisik horizontal, dikarenakan Bentuk ini dirasa lebih hemat ruang, kabel, dan energi dibandingkan bila bentuk fisiknya vertikal.

Data Center Power Efficiency Metrics
Yaitu adalah teknologi untuk penghematan penggunaan energi , dengan dua parameter: PUE (Power Usage Efficiency), DCE (Data Center Efficiency).Hasil pengukuran Lawrence Berkeley National Labs terhadap 22 data center, menunjukkan nilai PUE antara 1,3 hingga 3,0.

Green Computing Pada Workstation
Biasanya pada sebuah perkantoran workstation merupakan penyedot energy terbesar, namun dengan solusi berikut yang berpatokan pada green computing hal tersebut dapat diakali :

Teknologi Power Management
Teknologi yang terdapat pada BIOS ini melalui ACPI (Advanced Configuration & Power Interface) akan memotong penggunaan energ rata-rata sebesar 25% konsumsi energy.

Tim Klien
Dengan Tim Klien konsumsi energi hanya sebesar 50%

Ganti Desktop PC Dengan Laptop
Dengan pergantian Desktop PC dengan laptop jelas penggunaan energy pada workstation akan berkurang besar, dikarenakan konsumsi energy laptop lebih kecil.

Green Computing Pada Lingkungan kerja
Dengan penerapan green computing pada lingkungan kerja kita dapat menghemat biaya maintenance, operasional, energy, dan juga transportasi. Untuk penerapanya ada 3 pilihan :
  • ·         Skype, solusi voip
  • ·         Solusi IM (Instant Messaging)
  • ·         Solusi unified communication (voip + IM)

Green Computing Pada Diri Sendiri
Green computing pada diri sendiri adalah hal yang kita bisa lakukan pada sehari harinya, misalnya dengan menggunakan komputer daur ulang atau menggunakan komputer dulu yang di upgrade specnya, menggunakan kertas daur ulang untuk memprint, gunakan layar monitor seperlunya. Inti dari green computing pada diri sendiri adalha penggunaan energy secara hemat dan efisien.

Manfaat Green Computing
  • ·         Menghemat daya dan Hemat listrik
  • ·         memperpanjang usia perangkat computer
  • ·         mengurangi emisi karbondioksida
  • ·         membutuhkan sedikit hardware
  • ·         Penghematan kertas
  • ·         Terhindar dari Krisis listrik berlanjut
  • ·         Memelihara Lingkungan agar menjadi lebih baik
  • ·         Ramah lingkungan
binusmaya.binus.ac.id

download ppt disini

Minggu, 18 Mei 2014

Teknik Kriptografi

Teknik Kriptografi
Kelompok 4
Nama Anggota:
Hendrik – 1501149213
Andreas – 1501143840
Dennis Chandra - 1501149831
Widianto – 1501156963
Jason– 1501167134

Kriptografi (cryptography) berasal dari bahasa Yunani, terdiri dari dua suku kata yaitu kripto dan graphia. Kripto artinya menyembunyikan, sedangkan graphia artinya tulisan. Kriptografi adalah ilmu yang mempelajari teknik-teknik matematika yang berhubungan dengan aspek keamanan informasi, seperti kerahasiaan data, keabsahan data, integritas data, serta autentikasi data .Tetapi tidak semua aspek keamanan informasi dapat diselesaikan dengan kriptografi. Kriptografi dapat pula diartikan sebagai ilmu atau seni untuk menjaga keamanan pesan.

4 Komponen Kriptografi:
Plaintext, yaitu pesan yang dapat dibaca
Ciphertext, yaitu pesan acak yang tidka dapat dibaca
Key, yaitu kunci untuk melakukan teknik kriptografi
Algorithm, yaitu metode untuk melakukan enkrispi dan dekripsi

Ilustrasi Kriptografi

Enkripsi
Enkripsi (Encryption) adalah sebuah proses menjadikan pesan yang dapat dibaca (plaintext) menjadi pesan acak yang tidak dapat dibaca (ciphertext). 
Dekripsi

Dekripsi merupakan proses kebalikan dari enkripsi dimana proses ini akan mengubah ciphertext menjadi plaintext dengan menggunakan algortima ‘pembalik’ dan key yang sama. 

Teknik Dasar Kriptografi Terbagi 5 Jenis, yaitu :
1. Substitusi
2. Blocking
3. Permutasi
4. Ekspansi
5. Pemampatan

Substitusi
Dalam kriptografi, sandi substitusi adalah jenis metode enkripsi dimana setiap satuan pada teks terang digantikan oleh teks tersandi dengan sistem yang teratur. Metode penyandian substitusi telah dipakai dari zaman dulu (kriptografi klasik) hingga kini (kriptografi modern),
Langkah pertama adalah membuat suatu tabel substitusi. Tabel substitusi dapat dibuat sesuka hati, dengan catatan bahwa penerima pesan memiliki tabel yang sama untuk keperluan decrypt.  Bila tabel substitusi dibuat secara acak, akan semakin sulit pemecahanciphertext oleh orang yang tidak berhak.
Metode ini dilakukan dengan mengganti setiap huruf dari teks asli dengan huruf lain sebagai huruf sandi yang telah didefinisikan sebelumnya oleh algoritma kunci.

Blocking
Sistem enkripsi ini terkadang membagi plaintext menjadi beberapa blok yang terdiri dari beberapa karakter, kemudian di enkripsikan secara independen.
Caranya : Plaintext dituliskan secara vertikal ke bawah berurutan pada lajur, dan dilanjutkan pada kolom berikutnya sampai seluruhnya tertulis. Ciphertext-nya adalah hasil pembacaan plaintext secara horizontal berurutan sesuai dengan blok-nya.

Permutasi
Salah satu teknik enkripsi yang terpenting adalah permutasi atau sering juga disebut transposisi. Teknik ini memindahkan atau merotasikan karakter dengan aturan tertentu. Prinsipnya adalah berlawanan dengan teknik substitusi. Dalam teknik substitusi, karakter berada pada posisi yang tetap tapi identitasnya yang diacak. Pada teknik permutasi, identitas karakternya tetap, namun posisinya yang diacak.
Caranya Sebelum dilakukan permutasi, umumnya plaintext terlebih dahulu dibagi menjadi blok-blok dengan panjang yang sama.

Ekspansi
Suatu metode sederhana untuk mengacak pesan adalah dengan memelarkan pesan itu dengan aturan tertentu.  Salah satu contoh penggunaan teknik ini adalah dengan meletakkan huruf konsonan atau bilangan ganjil yang menjadi awal dari suatu kata di akhir kata itu dan menambahkan akhiran “an”. Jika suatu kata dimulai dengan huruf vokal atau bilangan genap, ditambahkan akhiran “i”.

Pemampatan
Mengurangi panjang pesan atau jumlah bloknya dengan cara lain untuk menyembunyikan isi pesan.
Contoh sederhana ini menggunakan cara menghilangkan setiap karakter ke-tiga secara berurutan. Karakter-karakter yang dihilangkan disatukan kembali dan disusulkan sebagai “lampiran” dari pesan utama, dengan diawali oleh suatu karakter khusus, dalam contoh ini menggunakan “  * “.



E-Commerce Security

 E-Commerce Security
Kelompok 4
Nama Anggota:
Hendrik – 1501149213
Andreas – 1501143840
Dennis Chandra - 1501149831
Widianto – 1501156963
Jason– 1501167134

Definisi E-Commerce Security
E Commerce security pada dasarnya merupakan bagian dari kerangka keamanan informasi dan khususnya digunakan pada komponen-komponen yang dapat mempengaruhi kegiatan e-commerce yang meliputi hardware (PC), keamanan data, dan komponen pendukung lainnya seputar kerangka keamanan informasi. E-Commerce security memiliki nuansa tersendiri bagi komponen kemanan yang juga turut mempengaruhi user melalui interaksi mereka sehari-hari terhadap bisnis.
E Commerce security adalah sebuah tindakan perlindungan terhadap aset-aset e-commerce dari akses yang tidak sah, penggunaan, perubahan, atau pengrusakan. Dimensi e-commerce security itu sendiri terdiri dari integritas, bebas penyangkalan, keaslian, kerahasiaan, privasi, dan ketersedian
Pada era globalisasi ini, privasi dan keamanan menjadi perhatian utama bagi kelangsungan bisnis terutama pada teknologi informasi. Salah satu yang menjadi keprihatinan di dunia bisnis saat ini adalah keamanan seputar E-commerce karena telah ditemukannya beberapa masalah privasi yang menyebabkan kurangnya kepercayaan dari berbagai pihak seperti dalam lalu lintas perdangan, catatan kesehatan elektronik, sosial media, dan sebagainya.

Siklus Keamaan E Commerce
            Keamanan pada situs belanja online sangatlah diperlukan sekarang ini karena saat ini banyak user yang berbelanja dalam jumlah yang cukup besar karena bisa dibilang berbelanja online lebih mudah, praktis, dan nyaman. Hampir seluruh barang dan jasa dapat dibeli di internet seperti pakaian, suplemen makanan, mainan, musik, mobil, makanan, dan lain sebagainya yang bersifat ilegal pun juga dapat kita beli. Berikut adalah beberapa situs yang banyak digunakan orang dalam bertransaksi seperti Ebay, Lazada, Itunes, Amazon, Google Play Store, dan masih banyak yang lainnnya.

Berikut adalah siklus keamanan pada E- Commerce Security

Gambar 1 : Siklus keamanan E-Commerce (Sisi Customer)


Gambar 2 : Siklus keamanan E-Commerce (Sisi Seller)


E Commerce Security Tools
Berikut ini adalah perangkat keamanan pada Ecommerce :
·         Firewall : melindungi suatu jaringan atau komputer dari akses lain yang tidak memiliki hak akses

·         Public Key Infrastructure : sebuah cara untuk otentikasi, pengamanan data dan perangkat anti sangkal dimana secara teknis adalah implementasi dari berbagai teknik kriptografi yang bertujuan untuk mengamankan data, memastikan keaslian data maupun pengirimnya dan mencegah penyangkalan

·         Ecryption Software : sebuah software yang memiliki fitur penyimpanan berkas secara terenkripsi dalam sebuah volume yang diformat dengan menggunakan sistem berkas NTFS

·         Digital Certificates : sebuah sertifikasi yang mengijinkan user untuk mengakses berkas

·         Biometrics : merupakan otentikasi yang menggunakan bagian tubuh untuk mengijinkan hak akses seperti retina, sidik jari, dan sebagainya

·         Password : merupakan kata sandi yang dapat memberikan hak akses dalam mengakses suatu berkas

Tujuan E Commerce Security
Tujuan dari keamanan data pada E Commerce itu sendiri antara lain adalah :
·         Confidentiality  : yaitu tersedianya layanan enkripsi dan dekripsi

·         Otentikasi dan Identifikasi  : yaitu memastikan bahwa seseorang tersebut memiliki hak akses dengan tanda tangan digital
·         Access Control : Mengatur apakah seseorang memiliki hak akses dengan memasukan ID dan Password

·         Integritas Data : Digunakan untuk memastikan bahwa informasi data belum dipengaruhi oleh faktor-faktor di luar keabsahan data

·         Non-Repudiation : Dimanfaatkan untuk menghindari penyangkalan data penjualan dan pembelian dengan melakukan tanda tangan digital

·         Plaintext / Cleartext : Data atau informasi dapat dibaca atau dimengerti oleh manusia

·         Ciphertext : Data atau informasi dapat dibaca atau dimengerti manusia juka sebelumnnya sudah dilakukan enkripsi dan deskripsi

Masalah Keamanan pada E Commerce Security
      E Commerce security adalah perlindungan aset-aset e commerce dari akses yang tidak tidak sah, penggunaan, perubahan atau perusakan. Sementara itu fitur keamanan tidak menjamin sistem yang aman, maka dari itu diperlukan pembangunan sistem yang aman.
      Berikut ini adalah fitur keamanan yang terdiri dari 4 kategori :
·         Autentikasi : Memverifikasi siapa kita dan mengatakan siapa kita agar kita dapat memperoleh hak akses

·         Otorisasi : Memberikan hak akses kepada user untuk memanipulasi data secara lebih spesifik untuk mencegah hal yang tidak diinginkan

·         Integrity : Mencegah dari terjadinya modifikasi data

·         Availability : Menjamin tersedianya data saat diperlukan


Ancaman pada E Commerce Security
            Berikut adalah beberapa ancaman atau serangan yang terdapat pada E-Commerce Security :
·         Systems Software Vulnerabilities : Bugs yang terdapat di aplikasi. Solusi yang diperlukan adalah dengan melakukan patch, update, hot fixes, dan services packs.
·         Malware : merupakan program komputer yang diciptakan dengan maksud dan tujuan utama mencari kelemahan software. Umumnya Malware diciptakan untuk membobol atau merusak suatu software atau operating sistem. Contoh dari malware adalah Virus, Worm, Keylogger, Trojan Horse, Spyware, Backdoor.
·         Spam : E-mail yang masuk ke inbox user tanpa diketahui dari mana asal usulnya, tanpa nama dan tanpa identitas yang jelas biasanya isinya adalah iklan-iklan atau penawaran-penawaran
·         Spyware : Spyware tidak akan merusak file atau Windows anda. Hanya saja, Spyware akan memantau kegiatan komputer user, seperti kegiatan berinternet, tombol yang anda tekan (Keylogger), dan bahkan mengeluarkan ad (advertisement - iklan) yang akan mengganggu user.

http://binusmaya.binus.ac.id

download ppt disini


Jumat, 09 Mei 2014

Business Intelligence

Penerapan Business Intelligence dalam Organisasi


Kelompok 4
Nama Anggota:
Hendrik – 1501149213
Andreas – 1501143840
Dennis Chandra - 1501149831
Widianto – 1501156963
Jason– 1501167134


Definisi

Business Intelligence adalah suatu sistem pendukung keputusan yang digunakan untuk memproses data yang telah diambil dan dianalisa kemudian data tersebut akan digunakan oleh perusahaan untuk membuat suatu keputusan

Tujuan Implementasi BI
Meningkatkan nilai data dan informasi dari organisasi
Memudahkan pemantauan kinerja organisasi
Meningkatkan nilai investasi TI

Faktor Keberhasilan Implementasi BI

Fokus pada proses bisnis dan persyaratan
Fokus pada mencapai ROI (Return of Investment) yang sehat
Kuat manajemen proyek dan komitmen sumber daya
Komitmen dari eksekutif perusahaan
Meluangkan waktu untuk perencanaan di depan
Pastikan pelatihan yang memadai dan manajemen perubahan

Manfaat BI
Dapat beradaptasi dengan cepat apa yang diinginkan oleh pelanggan 
Membuat keputusan terbaik dengan informasi yang dimiliki
Cepat dalam membuat strategi dengan pengambilan keputusan yang akurat

Empat Pilar Utaman BI
Right Information
Right Time
Right Users
Right Channel

Right Information 
  • Menyediakan informasi yang benar ketika organisasi mempunyai sumber data yang dapat dianalisa dan diekstrak
Right Time
  • Menyediakan informasi yang tepat agar informasi tersebut bisa selalu tersedia untuk user 
Right Users
  • Mendefinisikan strategi untuk mengekstrak informasi yang tepat dan membuatnya tersedia pada waktu yang tepat dengan strategi DW paling tepat agar dapat digunakan oleh user yang benar
Right Channel 
  • Mendefinisikan informasi yang perlu dibuat tersedia untuk pengguna yang tepat pada waktu yang tepat pada saluran yang dipilih
Referensi
Connoly,Thomas & Begg,Carolyn(2006).”Database Systems”(5th ed.).Pearson 
http://it.toolbox.com/blogs/ws-of-bi/4-pillars-of-business-intelligence-40708
http://id.prmob.net/business-intelligence/bisnis/data-warehousing-372401.html












Sabtu, 05 April 2014

M-Commerce

Topik - Topik Lanjutan
"Mobile Commerce"

Kelompok 4
Nama Anggota:
Hendrik – 1501149213
Andreas – 1501143840
Dennis Chandra - 1501149831
Widianto – 1501156963
Jason– 1501167134
Definisi Mobile Commerce
M-Commerce telah dianggap sebagai salah satu dari konsep-konsep ini ,sebuah teknologi , product , atau service ,atau sebagai kombinasi dari ketiganya.
Technology ; Penggunaan dari telepon genggam untuk komunikasi , menginformasikan , bertransaksi dan entertain dengan menggunakan text dan data via koneksi ke jaringan public dan private.
Product ; M-Commerce adalah aplikasi komersial yang ditawarkan dalam medium elektronik dari transaksi bisnis yang diluncurkan pada sebuah platform
Service ; segala transaksi dengan nilai monetary (uang) yang dilakukan melalui jaringan mobile communication
Interaction of technology,product and services ; jual-beli barang , informasi dan jasa tanpa  batasan lokasi dengan telepon genggam yang menggunakan koneksi nirkabel untuk memulai komunikasi antar pihak yang bersangkutan untuk menyelesaikan transaksi.
M-Commerce vs M-Business

M-business adalah penggunaan telepon atau media nirkabel untuk aktivitas bisnis dalam sebuah firma baik itu internal atau external , berhubungan dengan customer mereka , supplier , partner atau stakeholder lain.

M-Business mencakup aplikasi ponsel untuk keuangan dan akuntansi , marketing , sumber daya manusia , pengadaan barang , manufaktur , transportasi dan logistik , etc ..

Fitur atau Karakteristik dari Mobiles

Ubiquity ; merupakan gagasan bahwa pengguna dari perangkat dapat mengakses sumber daya yang diperlukan dari dan di mana saja . 

Personalisasi ; merupakan gagasan bahwa perangkat mobile secara unik mendefinisikan user mereka. Untuk mengakses jaringan mobile , smartphone dan tablet memanfaatkan jaringan seluler dan menggunakan Subsciber Identification Module ( SIM Card )

Localization ; diaktifkan dengan fakta bahwa perangkat mobile dapat di geolokasikan . Dengan kata lain , smartphone modern yang menggabungkan penerima GPS , dapat mengkomunikasikan posisi mereka ke aplikasi software yang berjalan di smartphone tersebut. 

Keuntungan dari Mobiles

Operational ; berhubungan dengan penurunan koordinasi dan pencarian biaya dalam pengiriman produk , barang  dan jasa di pasar 

Peningkatan ketepatan waktu dan efisiensi 

Relational ; terkait dengan manfaat perbaikan komunikasi dan hubungan antar aktor-pembeli , pelanggan , penjual  dan pemasok yang terlibat dalam transaksi yang dilakukan melalui ponsel

Disintermediation ; Komunikasi secara langsung

Strategic; berhubungan dengan manfaat yang meningkatkan jangkauan pasar (akses ke pasar baru) dan komitmen serta performa dari pelaku yang terlibat dalam transaksi yang dilakukan melalui ponsel 

Memperdalam hubungan , loyalitas , serta retensi pelanggan.

Adopsi Penggunaan M-Commerce

Adopsi penggunaaan M-Commerce mengacu pada proses pemanfaatan teknologi mobile dan layanan yang diberikan pada perusahaan dan pengguna pribadi

Adopsi penggunaan M-Commerce memerlukan sebuah keputusan untuk dapat menerima dan menggunakan perangkat Mobile

Difusi dari Hasil Inovasi

Difusi adalah proses dimana suatu inovasi dikomunikasikan melalui saluran tertentu dari waktu ke waktu di antara para anggota suatu sistem sosial . Berikut adalah faktor-faktor yang mempengerahui difusi dari inovasi

  • Pengetahuan
  • Persuasi
  • Keputusan
  • Pelaksanaan
  • Konfirmasi

Adopsters pada M-Commerce

Pengguna Teknologi pada saat ini cenderung lebih tertarik pada fitur teknologi yang mereka adopsi. Adopter dalam Mobile Commerce sebagai  pengguna teknlogi cenderung dipengaruhi oleh karakteristik teknologi jasa pada M-Commerce

Adopters pada Mobile Commerce lebih  sekedar pengguna teknologi saja, tetapi juga merupakan bagian dari jaringan bisnis sosial  dari lingkungan seperti teman, keluarga , dan rekan kerja.

Berikut adalah karakteristik dari Mobile Service Provider :
Reputasi dari penyedia layanan
Marketing dan strategi permasaran yang digunakan
Network dan infrastruktur penyedia layanan 

Berikut adalah karakteristik dari konsumen  :
Pengetahuan dari adopter 
Tingkat pemasukan atau income dari adapter dan juga ketersediaan sumber daya yang digunakan pada layanan mobile

Tren dalam M-Commerce
Pada saat ini 30 persen pengguna ponsel di dunia tinggal di India dan China. Bahkan pada tahun 2012 terdapat lebih dari 1 miliar subscriber  di Cina dan India. Kemudian sebuah penelitian di Amerika Serikat menunjukkan bahwa pengguna tablet dapat menghabiskan waktu 54 persen lebih lama dibandingankan dengan menggunakan komputer

Saat ini kita juga dapat menikmati pembayaran dengan via mobile karena semakin berkembangnya tren Mobile Commerce

Mobile Wallet  :  layanan yang memungkinkan pengguna dalam menyimpan alat pembayaran di dalam mobile

NFC  : layanan yang memberikan fasilitas pertukaran data antara perangkat mobile  yang berada di dekat satu sama lain. NFC bersifat contactless

REFERENCES
http://vivaafricamobile.files.wordpress.com/2012/09/ugbs609session4.pdf







Minggu, 30 Maret 2014

E-Marketing

Topik – Topik Lanjutan
“E-Marketing”



Kelompok 4
Nama Anggota:
Hendrik – 1501149213
Andreas – 1501143840
Dennis Chandra - 1501149831
Widianto – 1501156963
Jason– 1501167134

E-Marketing
E-Marketing pada dasarnya adalah setiap kegiatan pemasaran yang dilakukan secara online melalui penggunaan teknologi internet

Ini terdiri dari tidak hanya iklan yang ditampilkan pada situs web, tetapi juga jenis aktivitas online seperti email dan jaringan sosial lainnya.

Prinsip landasan e-marketing
  • Kedekatan. perubahan web di kecepatan yang sangat cepat dan pengguna online, yang mengharapkan update terhadap informasi
  • Personalisasi. Pelanggan online yang bersifat individu yang ingin ditangani secara pribadi.
  • Relevansi. komunikasi online harus menarik dan relevan bagi pembaca.
Tren e-marketing
  • Social media marketing. Media sosial yang menyediakan tempat untuk pengguna mempromosikan dan menjual barang nya seperti facebook, twitter, dsb,
  • Viral marketing. bentuk pemasaran ini melibatkan penyebaran eksponensial pesan pemasaran online dari mulut ke mulut.
  • Brand as product. lebih dari sebelumnya, merek menciptakan pesona dan identitas dari produk yang mereka jual. Ruang online memungkinkan pelanggan untuk berinteraksi dan berkomunikasi untuk memperkenalkan merek secara personal dan langsung.
  • Ad Fatique. Iklan pada media online yang terbuka sendiri tanpa harus dibuka oleh pengguna, seperti pop-up dsb.
  • Targeting. Hampir semua iklan online mencapai target spesifik pembaca.
Mengapa harus online ads?
  • Pasar jual dan kompetitor sudah berada pada online
  • Pengguna web menginginkan kenyamanan yang tinggi dan informasi langsung melalui media online
  • Pelanggan berubah-ubah. pesaing anda mudah untuk menemukan orang melalui online, calon pelanggan akan berpaling kepada penjual lain
  • Periklanan online lebih murah dan penargetan kepada pelanggan akan lebih terfokuskan
Technology and Convergence
Convergence adalah proses dimana banyak teknologi bergabung menjadi satu , contoh convergence yang terbaik adalah pada smartphone dimana bisa digunakan untuk telepon, camera, browser dan calender 

Convergence juga dapat terjadi pada beberapa device yang kelihatan tidak berhubungan seperti pada kulkas smart yang didalamnya terdapat procesor komputer dan koneksi internet

Marketing tactics in unison
1. Teknik pemasaran online sama dengan teknik tradisional
  • Word of mouth > viral marketing  
Marketing secara traditional bergantung pada kekuatan brand untuk disebarkan dari mulut ke mulut . Begitu juga dengan teknil viral di internet misalnya melalui media facebook  ,contohnya saja bila 1 orang memiliki 100 teman dan teman itu menyebarkan linknya lagi, maka berita tersebut akan tersebar dengan sangat cepat dan luas
  • Physical office > website 
Website bisa diangap juga seperti tampilan kantor kita, dengan adanya website customer yang mengunjungi bisa melakukan berbagai aktifitas seperti online shopping dan customer service
  • Direct postal mail > email 
Email itu tertarget dan bersifat pribadi sama dengan surat tradisional , selain itu kelebihanya adalah email lebih murah dan cepat dimana tidak ada pencetakan dan biaya kirim.  
2. Menyatukan taktik secara keseluruhan
  • Email berlangGanan yang ada harus dihubungkan dengan website atau profile media sosial kita 
  • Periklanan secara online membawa trafik pegunjung ke web kita dan memberikan informasi tentang brand/ produk kita dalam beberapa kata saja
  • Mengunakan kata kata yang tepat untuk mempromosikan website yang ada dan memastikan ikan kita tampil untuk orang yg tepat
  • Social media bisa memberikan viral marketing dari mulut ke mulut dan membuat brand kita lebih personal 
3. Planning is essential
  • Teknik pemasaran online marketing yang tidak terstruktur sama dengan berjalan menuju kehancuran dan kegagalan 
  • Tidak bisa hanya mengharapkan membuat website dan customer dapat datang dengan sendirinya 
  • Tanpa planing , budgeting dan management strategi internet marketing yang dilakukan akan gagal
Summary
Belajar mengenai pemasaran dengan menggunakan media digital beserta komponen-   komponen lainnya

Belajar tentang sejarah pemasaran internet, beserta perusahaan yang menggunakan pemasaran dengan via internet

Belajar mengenai kemungkinan-kemungkinan yang dapat terjadi pada pemasaran via internet di masa depan
Menemukan dan belajar mengenai bagaimana cara mengintegrasikan semua bagian komponen yang digunakan untuk memasarkan product via internet